Rabu, 01 Oktober 2014

Mendesain Struktur Flash

Struktunya bagaimana ?


Pada struktur program flash, untuk mendesain struktur yang baik untuk program yang akan kita buat itu susah-susah gampang, butuh pengalaman yang cukup untuk bisa memperkirakan bentuk struktur flash yang cocok untuk aplikasi yang akan dibuat.

Saat saya mendesain aplikasi untuk pembelajaran interaktif milik HM, saya memakan banyak waktu untuk bisa menentukan bentuk struktur aplikasi yang cocok, tapi tidak terlepas dari pengalaman saya yang sangat kurang untuk menentukan struktur program menjadi faktor penghambat yang sangat besar pula untuk mendesain strukturnya.

Kali ini saya akan membagi pengalaman saya mengenai bagaimana membuat struktur yang baik (menurut saya), karena struktur itu tidak terlepas dari bentuk aplikasi yang akan dibuat, karena berhubung aplikasi yang saya kerjakan mirip-mirip dengan slide seperti Power Point, maka bentuknya akan lebih terstruktur.

Struktur awal


Untuk struktur awal, saya sudah berimajinasi terlebih dahulu bagaimana bentuk dalam flash yang akan saya buat, setelah sekian lama berimajinasi saya coba dengan struktur yang seperti ini.
Struktur diatas adalah ide pertama saya setelah berimajinasi, ya saya coba untuk membagi semua bagian slide menjadi terpisah antara 1 scene dengan scene yang lain, karena saat itu saya beramsumsi dengan memisah bagian menjadi scene yang terpisah maka hasilnya adalah jika terjadi masalah pada satu bagian tidak akan mempengaruhi bagian yang lain, karena scene yang terkait terpisah satu sama lain.

Dan ternyata asumsi saya itu sangatlah keliru, kenapa menjadi keliru, karena ketika saya ingin membuat bagian yang baru pada suatu scene saya akan sangat kerepotan memindahkan button yang sudah dibuat pada bagian scene sebelumnya, belum lagi tata letak yang tentunya harus disamakan. Selain kerepotan dengan posisi button ternyata hal itu juga mempengaruhi ukuran dari file yang dihasilkan, saya baru sadar Struktur 1 yang saya buat (baru 30%) ukurannya sudah mencapai 6 MB lebih, sedangkan struktur 2 yang sudah saya buat hampir 100% ukurannya hanya sebesar 4,3 MB. Sungguh fantastis kan.

Struktur Jadi


Untuk bisa membandingkan struktur awal dan jadi bisa dilihat dari gambar struktur jadi dibawah ini.
 

Untuk bisa lebih fokus mencaari perbedaan antara struktur awal dengan struktur jadi bisa difokuskan pada bagian Scene dan Timeline yang dibuat, dan perlu dicatat lagi, struktur jadi adalah struktur yang sudah selesai hampir 100% dan terlihat lebih rapi ketimbang struktur awal, bahkan bisa dibayangkan jika setiap bagian dijadikan terpisah antara scene satu dengan scene yang lain, sungguh sangat merepotkan.

Saat perancangan Strutur untuk aplikasi yang dibuat di Flash tentu tidak hanya memerlukan imajinasi saja untuk menentukan struktur yang akan dibuat, tapi pengalaman saat membuat rancangan pada Flash merupakan modal yang sangat berharga, sebenarnya struktur awal masih berubah-rubah hingga pada akhirnya ketika saya menyadari fungsi dari Scene dan juga frame yang ada pada Flash begitu pula dengan keterikatan dengan ActionScript 3.0 antara scene yang satu dengan yang lain, maka jadilah Struktur Jadi. Jadi proses untuk menjadi Struktur Jadi tidak serta merta simsalabim lalu jadi, tapi banyak pertimbangan dari banyaknya kekeliruan yang saya buat saat perancangan.

Adapun sedikit tips yang ingin saya bagikan mengenai struktur pada Flash ini, agar struktur yang dihasilkan dapat lebih mudah dibuat dan dimengerti
  1.  Pelajari terlebih dahulu alur aplikasi yang akan dibuat.Alur disini dimaksudkan untuk berimajinasi mengenai aplikasi yang akan dibuat pada flash, mana bagian sebelum dan sesudah adalah modal pokok untuk berimajinasi, jika sudah terbayang bentuk alur nya maka langkah selanjutnya.
  2. Usahakan menggunakan satu scene dan manfaatkan frame yang ada.Untuk membuat aplikasi flash semacam bentuk power point, maka point kedua ini sangatlah penting, karena saat membuat aplikasi dalam satu scene yang sama, maka untuk mengatur keterkaitan antara frame yang satu dengan yang lain lebih mudah terlebih saat menggunakan perintah gotoAndStop().
  3. Manfaatkan objek yang statisMaksud dari point 3 ini adalah, manfaatkan objek yang tidak berubah sama sekali, sebagai contoh objek yang statis pada aplikasi yang saya buat adalah button dan juga background, maka saya manfaatkan itu untuk tidak mensalin ulang objek yang sama pada frame yang bebeda, selain menghemat ukuran file yang akan dihasilkan, juga akan mempermudah pemberian Action, sehingga tidak perlu lagi memberikan action yang sama pada frame yang berbeda.
  4. Coba lagi, pantang menyerah.Point ke empat ini adalah jurus jitu agar bisa lebih memahami struktur dari aplikasi flash yang akan dibuat, dengan semakin banyak kekeliruan yang dibuat, maka secara otomatis semakin banyak pula informasi yang didapatkan agar struktur aplikasi yang dibuat bisa lebih efisien dan mudah untuk di modifikasi ulang (jika perlu).

Kesimpulan


Pepatah orang lama tentu tak akan lekang oleh waktu, karena orang lama lah yang lebih banyak pengalaman, tetapi kita sebagai orang baru janganlah berkecil hati, bahkan harusnya bergembira, karena orang baru bisa mempelajari kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh orang lama, sehingga orang baru tidak akan terjebak pada kesalahan yang sama yang telah dilakukan oleh orang lama.

Khusus untuk penentuan struktur pada aplikasi flash, pengetahuan dalam mengolah aplikasi flash tentu sangat berpengaruh besar pada struktur yang akan dibuat, struktur yang saya buat untuk pembelajaran interaktif ini adalah baru struktur yang sangat sederhana dan dengan teknik yang sangat manual, tentu akan terlihat kemampuan saya masih sangat jauh untuk bisa menjadi profesional, saya tidak ingin berkecil hati, karena dengan masih adanya kesempatan untuk belajar, tentu bukan hal yang mustahil saya bisa menguasai flash ini.

Minggu, 30 Maret 2014

Lembar Baru

Bagaikan baju putih yang telah penuh dengan noda, dicampur dengan bau keringat yang menyengat dan kondisi yang sudah kusut. Saya coba untuk mencuci baju tersebut dengan sabun cuci baju dan gunakan pewangi agar lebih harum, setelah itu saja jemur hingga kering lalu disetrika agar bisa rapi kembali. dan akhirnya baju tersebut bisa kembali bagus, wangi dan rapi.

Begitu pula dengan website ini, yang baru saja di cuci, jemur dan setrika, semoga bisa menjadi barakah, karena blog ini akan saya jadikan gudang ilmu saya dan kawan-kawan yang membutuhkan.

salam hangat,
rianluthfi.